Home / Cerpen / Kejujuran Hati

Kejujuran Hati

Ini hanyalah sebuah ketidaksengajaan yang kebetulan terjadi pada hidup dinda, dia hanyalah gadis biasa yang mencoba menemukan hal baru dalam hidupnya, untuk menggapai semua itu hanya kepercayaan kepada Tuhan nya yang dia jadikan pedoman, saat itu tidak pernah terbesit dalam fikiran nya jika dia harus mencintai orang yang dicintai oleh orang banyak, dia adalah abi. abi adalah orang pertama bagi dinda dalam sebuah perjalan cintanya, dari abi, dinda banyak menemukan pelajaran dalam hidup. Awal kisah dimulai saat dinda menunggu di jemput oleh ayahnya saat pulang les disebuah lembaga pendidikan, suasana saat itu begitu ramai dikarenakan banyak anak anak yang les di tempat itu. Ditempat kursi dinda duduk abi pun datang menyapa dinda, saat itu dinda tak pernah tahu jika yang menyapanya adalah orang yang akan memberi dia sebuah pelajaran hidup, dengan wajah yang gugup, dinda perlahan menjawab salam abi dengan nafas yang mulai diaturnya. Perlahan namun pasti dinda dan abi pun berkenalan. Kira kira hanya dalam waktu 10 menit bel jam masuk abi pukul 4 sore dan dinda pun melemparkan senyuman pada abi, begitupun sebaliknya. Betapa bahagianya dinda pada saat dia sampai dirumah dan masuk kamar, sebenarnya dinda bukan tipe orang yang mudah jatuh cinta pada sembarang orang, dinda bisa jatuh cinta pada orang lain dikarenakan orang itu telah baik hati padanya, punya interaksi dari hati ke hati yang kuat, kurang lebih hal itu lah yang dirasakan dinda pada abi. setiap Hari dinda tidak berhenti memikirkan abi. bahkan saat dia harus menghadapi ujian nasional SMP. Hari terus berjalan dan dinda pun tak pernah berhenti mencari informasi tentang abi, hanya dalam waktu 1 minggu cukup bagi dinda mendapatkan informasi tentang abi, dan ternyata abi adalah siswa SMA kelas 3 dan dia harus mengikuti UNAS pada saat itu, dan yang paling membuat dinda terkejut adalah abi akan melanjutkan perkuliahan di jurusan kedokteran di universitas terkemukan di surabaya, dan abi adalah anak dari keluarga kaya.. dinda tak pernah berfikir kalau informasi yang didapat adalah seperti ini, entah bagaimana bisa, dinda adalah gadis yang percaya pada kekuatan doa, dia tak pernah menyerah jika harus berhadapan dengan banyak halangan untuk bertemu abi kembali. Dinda mulai mendapatkan alamat facebook abi itupun dari kakak kelas dinda saat itu, ditengah tengah menghadapi ujian nasional dinda mulai mencari tahu informasi tentang abi dengan semangat dinda tak pernah menyerah. Dalam hal ini dinda meyakinkan pada dirinya bahwa dinda menyukai abi, bukan karena abi adalah anak orang kaya dan berkuliah di jurusan kedokteran ini terbukti bahwa dinda ingin bertemu hanya untuk menyatakan perasannya pada abi, diterima atau tidak oleh abi adalah sebuah proses hidup yang harus dilalui oleh dinda, namun sayangnya dinda tak pernah tahu dimana alamat lenkap abi begitupun nomor telepon abi. beberapa bulan berlalu dan dinda pun sudah dinyatakan lulus ujian nasional tingkat SMP dan dinda diterima di SMA bertaraf internasional betapa senang hati dinda saat itu namun itu belum cukup ketika abi belum hilang dari fikiran dinda. Disaat yang hampir bersamaan abi diterima di universitas swasta terkemukan di surabaya jurusan kedokteran.

Sudah hampir 2 tahun dinda merasa jika cintanya bertepuk sebelah tangan, dalam masa masa itu abi tak muncul dihadapan dinda lagi, dinda mulai bertanya pada dirinya sendiri kenapa aku tidak bisa melukan kamu sampai saat ini ? apakah aku terlalu patuh dengan perasaanku atau ini adalah jalan yang diberikan Allah padaku ?, betapa tidak di facebook abi, terdapat banyak pesan dinding yang berisi abi adalah mahasiswa tertampan dan terpopuler di kampus seangkatan angkatan 2009 , banyak pesan dinding dari banyak wanita seangkatannya, dan yang paling membuat dinda terkejut dan sedikit kecewa adalah ada foto abi dan seorang wanita berjilbab, mereka berfoto bersama…. sekali lagi perasaan dinda diuji lagi, apakah kali ini akan bertahan ? Meski perasaan dinda hancur dinda tetaplah seorang wanita yang bisa menangis……..
APA YANG AKAN TERJADI PADA DINDA DAN ABI ? TUNGGU CERITA SELANJUTNYA ?

oleh : Indah Rachma Cahyani

Masukkan nama & email Anda untuk berlangganan artikel

About indah pasti bisa

mahasiswi S1 ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN di UNIVERSITAS AIRLANGGA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


eight − = 1

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Baca Jugaclose