Home / Artikel Perpustakaan / Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dengan Mencintai Perpustakaan

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dengan Mencintai Perpustakaan

Perpustakaan sangat penting dalam kehidupan masyarakat, baik untuk para pelajar, mahasiswa, dosen, dan masyarakat yang gemar membaca dan gemar mencari informasi. Sarana dan fasilitas perpustakaan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku, majalah dengan biaya sendiri, sesuai dengan kemajuan zaman yang diiringi kemajuan dan kecanggihan teknologi perpustakaan. Sekarang ini di perpustakaan di kota-kota yang telah maju bukan hanya buku atau majalah sebagai penyimpan dan sumber informasi tetapi banyak perpustakaan yang memiliki tempat penyimpanan dalam bentuk CD, LP, Tape video, DVD, mikrofilm, mikrofiche dan menyediakan fasilitas umum untuk mengakses gudang data CD Rom dan internet. Ini semua bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mendorong semangat kita untuk mengunjungi perpustakaan, pada dasarnya perpustakaan itu bisa dijadikan tempat bacaan hiburan dan bacaan rekreasi karena tersedia berbagai macam bacaan untuk segala kalangan, namun prinsip awal perpustakaan itu sebagai tempat yang nyaman untuk memperoleh ilmu pengetahuan, wawasan dan kearifan.

Tidak semua masyarakat paham akan pentingnya perpustakaan, padahal perpustakaan itu sangat bermanfaat untuk menunjang pendidikan dan meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan, untuk menarik simpati dan rasa cinta masyarakat terhadap perpustakaan kita perlu meninjau keberadaan tugas dan fungsi perpustakaan, layanan perpustakaan dan strategi pelayanannya, program pengembangan dan inovasi dari perpustakaan itu sendiri serta sarana dan prasarana perpustakaan.

Dalam upaya membangun masyarakat untuk mencintai perpustakaan ini terdapat kendala yang menghambat masyarakat untuk berpikir lebih realistis tentang keberadaan tugas dan fungsi perpustakaan, kendala-kendala tersebut dapat ditanggulangi oleh pemerintah dan para pustakawan, karena pada prinsipnya perpustakaan itu tempat membina minat dan bakat seseorang untuk proses belajar sepanjang hayat, banyak kemudahan yang bisa kita dapatkan dengan menggunakan fasilitas dan layanan perpustakaan, pada dasarnya mencintai perpustakaan merupakan langkah yang tepat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukankah dengan membaca kita akan kaya dan berjaya dengan ilmu pengetahuan dan informasi?, ini sebagai bekal hidup kita untuk mengikuti kompetisi  dunia teknologi dan memperoleh kemudahan dalam kehidupan sekarang dan masa mendatang.

Dengan melihat latar belakang tersebut diatas penulis memberikan judul artikel dengan judul Mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mencintai perpustakaan.

I.2. Permasalahan

Berdasarkan uraian diatas, maka permasalahan yang dikemukakan oleh penulis adalah

1.      Bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya perpustakaan dan bagaimana upaya untuk menarik simpati masyarakat supaya mencintai perpustakaan?

2.      Sebagai apa peran perpustakaan untuk pelajar, mahasiswa, dosen dan masyarakat yang gemar membaca dan haus informasi?

3.      Apakah hubungan perpustakaan dengan mutu dan kualitas pendidikan? Akankah meningkatkan kecerdasan bangsa?

4.      Hal-hal apa saja yag merupakan kendala dalam upaya membangun masyarakat untuk mencintai perpustakan?

1.3. Tujuan

Penulisan artikel ini bertujuan :

1.      Untuk  memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa mencintai perpustakaan itu sangat penting dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

2.      Untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang layanan, kualitas dan kemudahan-kemudahan yang dapat diperoleh di perpustakaan pada masa kini untuk meningkatkan minat baca dan minat mencari informasi di perpustakaan.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Landasan Teori

2.1.1. Pengertian perpustakaan

Banyak batasan atau pengertian tentang perpustakaan yang disampaikan oleh para pakar di bidang perpustakaan. Anda dapat mempelajari beberapa pengertian perpustakaan seperti di bawah ini :

?        Menurut kamus The Oxford English Dictionary,kata library atau perpustakaan mulai digunakan dalam bahasa Inggris tahun 1374, yang berarti sebagai suatu tempat buku-buku diatur untuk dibaca, dipelajari atau dipakai sebagai bahan rujukan.

?        Pengertian perpustakaan ini pada abad ke-19 berkembang menjadi suatu gedung,ruangan atau sejumlah ruangan yang berisi koleksi buku yanng dipelihara dengan baik,dapat digunakan oleh masyarakat atau golongan masyarakat tertentu.

?        Dalam pengertiannya yang mutakhir, seperti yang tercantum dalam Keputusan Presiden RI nomor 11, disebutkan bahwa perpustakaan merupakan salah satu sarana pelestarian bahan pustaka sebagai hasil budaya dan mempunyai fungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional (Sulistiyo, 1993)

Adapun pengertian perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang berada dalam suatu sekolah yang kedudukan dan tanggunng jawabnya kepada kepala sekolah; yang melayani sivitas akademka sekolah yang bersangkutan (Dep Dik Bud, 1993)

2.1.2. Masyarakat dan layanan perpustakaan

Masyarakat akan tertarik memanfaatkan layanan perpustakaan karena masyarakat merasa yakin informasi yang diperlukan tersedia di perpustakaan. Sudah masanya pula kemudahan-kemudahan layanan perpustakaan ditingkatkan dengan pemanfaatan teknologi informasi. Dalam hal kewajiban masyarakat terutama menjaga dan memelihara kelestarian koleksi perpustakaan, sebenarnya sangat tergantung pada para pengelola perpustakaan. Tingkat profesional dan pengalaman dan bersifat membimbing pemustaka itulah yang diperlukan dari pengelola yang profesional dan berpengalaman. Pemustaka memerlukan bantuan pengelola dalam hal pencarian bahan yang tersedia. Bagaimana menciptakan pengelola yang profesional, semuanya tergantung dari sikap pimpinan perpustakaan (Sutarno,2003)

2.1.3. Layanan perpustakaan yang mampu menarik simpati masyarakat untuk mencintai perpustakaan

Beberapa  layananan perpustakaan yang mampu menarik simpati masyarakat yaitu ;

?      Terwujudnya perpustakaan yang berkualitas serta berdayaguna dan berhasil guna.

?      Terciptanya minat baca masyarakat.

?      Pemberian bimbingan bagi perpustakaan desa, sekolah, masjid, pondok pesantren dan lembaga lainnya.

?      Penerapan ICT (Information and Communication Technology).

?      Penyediaan Warintek (Warung Informasi Teknologi) secara cuma-cuma di Kantor Perpustakaan

?      Sosialisasi OSOL (One School One Library) kepada sekolah-sekolah.

?      Mengajak kepada masyarakat untuk mengembangkan perpustakan mini di rumah-rumah.

?      Mengembangkan kemitraan/net working dengan Perpustakaan Nasional, Depdiknas dan Kedutaan Besar dalam pengembangam sarana perpustakaan.

Strategi pelayanan yaitu :

?      Dilayani oleh petugas layanan yang ramah, sopan, ceria dan senyum dengan kata-kata Apa yang dapat kami bantu?

?      Dilayani dengan mudah dan cepat.

?      Dengan fasilitas ruangan yang memadai, bersih rapi dan nyaman ruang ber-AC.

?      Diupayakan koleksi bahan pustakan yang lengkap.

?      Pengunjung dapat menyampaikan saran, pendapat, usul dan permintaan usulan bahan pustaka yang diinginkan lewat kotak saran yang telah disediakan..

?      Ajakan lewat spanduk yang bertuliskan slogan-slogan seperti : Kunjungil;ah perpustakaan umum sebagai sarana peningkatan SDM atau atau Melalui perpustakaan kita tingkatkan kualitas SDM

?      Mengadakan  lomba minat baca bagi siswa SD, SMP dan SMA (Martoatmojo, 1993)

BAB III

PEMBAHASAN

3.1. Pemahaman tentang pentingnya perpustakaan dan upaya menarik simpati   masyarakat untuk mencintai perpustakaan

Kita telah mengetahui bahwa perpustakaan merupakan salah satu sarana pelestarian bahan pustaka, bahan pustaka tersebut berupa hasil budaya dan mempunyai fungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan sebagi penunjang dalam melaksanakan pembangunan nasional. Berdasarkan fungsinya kita bisa menyimpulkan bahwa perpustakaan itu berperan penting untuk kelangsungan dan kesuksesan anak bangsa, hanya saja disini diperlukan kesadaran masyarakat untuk membudayakan gemar membaca dan mencari informasi. Banyak jenis perpustakaan diantaranya perpustakaan nasional, perpustakaan umum, perpustakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan khusus, setiap perpustakaan tersebut mempunyai fungsi dan ruang lingkup yang berbeda. Perpustakaan sekolah harus mampu mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, mampu melayani peserta didik pendidikan yang setara dengan lingkungan satuan pendidikan yang bersangkutan, bisa dikatakan bahwa perpustakaan tersebut sebagai jantung untuk pelaksanaan pendidikan pada sekolah, untuk mencapai tujuan pendidikan, perpustakaan juga sebagai pusat penelitian  yang memungkinkan para siswa / mahasiswa mengembangkan kreativitas dan imajinasinya dan tempat mengisi waktu  luang untuk membaca buku-buku hiburan, kita bisa melihat dampak positif dengan adanya perpustakaan, seandainya saja perpustakaan itu tidak pernah ada, bisa kita bayangkan apa yang terjadi?, kita akan kualahan dalam mencari informasi dan ilmu pengetahuan, kita harus mengeluarkan biaya yang sangat besar  untuk memiliki buku-buku,majalah-majalah. Apalagi siswa, mahasiswa,dosen, dalam rangka penelitian mereka memerlukan banyak sumber dan referensi untuk membantu dan mendorong kesuksesan penelitian. Selain boros biaya juga waktu dan tenaga yang terbuang dengan sis-sia,oleh karena itu kita yang menyadari akan pentingnya pusat informasi ilmu pengetahuan dan sarana perpustakaan lainnya, marilah kita memberi dukungan dan informasi-informasi penting lainnya kepada masyarakat supaya lebih memahami dan memperioritaskan perpustakaan sebagai taman ilmu pengetahuan dan informasi penting lainnya, setelah masyarakat memahami akan pentingnya perpustakaan mereka akan merasakan manfaat dari perpustakaan itu dan lama kelamaan masyarakat akan merasa tertarik untuk memanfaatkan layanan perpustakaan, apalagi para pustakkawan mampu memberikan layanan yang memuaskan kepada pengguna pustaka, oleh karena itu para pustaka harus mempunyai upaya untuk menarik simpati masyarakat untuk mencintai perpustakaan. Upaya tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk layanan dan bahan pustaka yang berkualitas dan berdaya guna, dalam bentuk layanan seperti : dilayani oleh petugas yang ramah, sopan, ceria dan tersenyum dengan perkataan yang lemah lembut serta bijaksana, dilayani dengan mudah dan cepat, dengan adanya fasilitas ruangan yang menyenangkan, tenang, bersih dan rapi, untuk meningkatkan semangat pengguna pustaka perlu diadakan lomba minat baca. Dengan demikian, masyarakat bisa merasakan pelayanan, fasilitas pustaka dan segala hal yang membuat masyarakat simpati terhadap perpustakaan, baik perpustakaan sekolah maupun jenis perpustakaan lain.

3.2. Peran perpustakaan untuk pelajar, pengajar / dosen, mahasiswa dan masyarakat yang gemar membaca dan haus informasi

Kita telah mengetahui bahw aperpustakaan sangat berperan di lembaga pendidikan, seperti sekolah dan perguruan tinggi, peran perpustakaan untuk pelajar dan pengajar sebagai penunjang keberhasilan proses belajar mengajar, bagi siswa khususnya merupakan sumber belajar, pusat sumber informasi dan pusat bacaan rekreasi dan pengisi waktu senggang, dimana siswa bisa membina minat dan bakatnya untuk belajar sepanjang masa. Sebagai mahasiswa, perpustakaan berperan sebagai pusat layanan dan sumber informasi untuk program pendidikan dan pengajaran serta program penelitian, pusat layanan informasi dan sumber informasi untuk kegiatan sosial pada masyarakat juga sebagi pusat rekreasi bagi aktifitas akademik perguruan tinggi, sebagai masyarakat yang gemar membaca dan haus berbagai informasi, perpustakaan berperan sebagai sumber ilmu pengetahuan pendidikan, penelitian, pengembanngan  potensi, dengan ruang lingkupnya mengelola informasi yang mencakup segala ilmu pengetahuan dan tekologi. Jadi, perpustakaan sangat berperan untuk segala usia dan tingkatan pendidikan serta tingkat kebutuhan masyarakat.

3.3.  Hubungan perpustakaan dengan mutu da kualitas pendidikan

Perpustakaan berhubungan dengan mutu dan kualitas pendidikan, semakin lengkap dan memadai bahan pustaka maka semakin meningkatnya pengetahuan dan informasi, dengan demikian mutu dan kualitas pendidikan juga meningkat karena keberhasilan suatu perpustakaan diukur dari tinggi rendahnya kemampuan perpustakaan tersebut dalam melaksanakan fungsinya sebagai pusat kegiatan belajar mandiri serta pusat informasi, penelitian dan rekreasi mahasiswa, bisa kita melihat kebutuhan informasi dan ilmu pengetahuan untuk mahasiswa pada saat penelitian, mereka membutuhkan berbagai informasi dan ilmu pengetahuan untuk menunjang penelitian dan proses menyelesaikan tugas akhir. Jika perpustakaan tersebut memiliki kualitas serta daya guna dari segi bahan pustaka, maka mahasiswa akan meningkatkan prestasi akademiknya berdasarkan pengetahuan umum dan ilmiah yang diperoleh dari penelitian dengan berbagai sumber dari perpustakaan. Dengan meningkatnya prestasi akademik mahasiswa maka mutu dan kualitas pendidikan juga meningkat, ini semua akan berdampak positif untuk kecerdasan bangsa. Dengan mencintai perpustakaan siswa, mahasiswa, pengajar / dosen akan meningkatnya pengetahuan dan wawasan, ini merupakan langkah awal untuk memicu kecerdaan dan kesuksesan anak bangsa.

3.4.  Kendala dalam upaya membangun masyarakat untuk mencintai perpustakaan

Dalam upaya membangun masyarakat untuk mencintai perpustakaan itu tidak semudah kita bayangkan karena watak dan pola pikir masyarakat itu berbeda-beda antara satu dengan lainnya, ada masyarakat yang memiliki rasa egois yang tinggi, mereka beranggapan bahwa segala sesuatu bisa dibeli dengan uang walaupun dalam jumlah yang besar, inilah sifat boros masyarakat padahal di perpustakaan mereka bisa memperoleh ilmu dan informasi dengan gratis, rasa malas dan kurangnya minat baca masyarakat, sebagian masyarakat lebih memilih duduk diwarung dan di café-café untuk santai, kendala lain dapat ditinjau dari strategi pelayanan yang tidak memuaskan bagi pengguna perpustakaan, oleh sebab itu, para pustakawan itu harus profesional dengan tugasnya dan mempunyai sikap dan perilaku yang bernilai lebih dimata pengguna perpustakaan, kurangnya rasa nyaman, bahan pustaka yang tidak berkualitas dan tidak berdaya guna serta tidak adanya layanan terakses teknologi informasibsecara online sehingga masyarakat tidak menarik ke perpustakaan, ini diantara kendala dalam upaya membangun masyarakat untuk mencintai perpustakaan, namun kendala ini bisa ditanggulangi oleh para pustakawan dan pemerintahan, harus meninjau lebih jauh lagi tentang pelayanan dan bahan pustaka, meningkatkan kenyamanan dan ketenangan, meninjau keadaan fisik supaya memadai sperti menyediakan bahan bacaan yang menarik, berkualitas dan beragam, keadaan lingkungan sosial yang kondusif seperti staf pustaka berperilaku ramah, sopan dan ceria ketika berhadapan dengan pengguna pustaka, tersedianya ruang kerja, ruang diskusi khusus dosen dan mahasiswa untuk perpustakaan perguruan tinggi serta adanya layanan teknologi informasi secara online.

BAB IV

KESIMPULAN  DAN  SARAN

4.1. Kesimpulan

1.    Adanya pemahaman tentang pentingnya perpustakaan dan upaya menarik simpati   masyarakat untuk mencintai perpustakaan akan membuka peluang bagi masyarakat untuk menggunakan layanan dan fasilitas perpustakaan.

2.    Perpustakaan sangat penting dan berperan untuk semua lapisan masyarakat tanpa memandang usia dan tingkat pendidikan dalam rangka memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi.

3.    Semakin tinggi kualitas dan daya guna perpustakaan maka semakin meningkat ilmu pengetahuan dan informasi masyarakat, dengan denmikian akan meningkatkan kecerdasan bangsa.

4.    Para pustaka dan pemerintah harus meninjau segala aspek layanan dan keadaan lingkungan fisik dan sosial untuk menghilangkan kendala dalam upaya membangun masyarakat untuk mencintai perpustakaan.

Saran

1. Kepada pemerintah supaya lebih memperhatikan dan peduli terhadap segala jenis perpustakaan demi terwujudnya perpustakaan yang berkualitas serta berdaya guna.

2.    Kepada masyarakat supaya meningkatkan daya guna perpustakaan karena perpustakaan adalah rumah ilmu dan informasi.

3.    Kepada staf pustaka supaya terus meningkatkan layanan dan profesional dalam tugas

DAFTAR PUSTAKA

Dep Dik Bud. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka, Jakarta 1993.

http: // library.stmikdb.ac.id/perpustakaan/detail_artikel.

MARTOATMOJO, Karmidi Pelayanan Bahan Pustaka. Jakarta: Universitas Terbuka, 1993

SULISTYO,Basuki. Pengantar Ilmu Perpustakaan: Universitas Terbuka, 1993

Sutarno. Perpustakaan dan Masyarakat. Yayasan Obor Indonesia, Jakarta 2003.

WWW.wikipedia.com

www.waspada.co.id

Penulis: NURHASNAH, ST

Pengertian Kantor & Manajemen Perkantoran

Kantor adalah setiap tempat yang biasanya dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan tata usaha atau pekerjaan tulis menulis.

Manajemen perkantoran adalah pengarahan menyeluruh terhadap aktivitas-aktivitas ketatausahaan dari sebuah kantor untuk mencapai tujuan dengan cara yang sehemat-hematnya (seefisien mungkin).

Masukkan nama & email Anda untuk berlangganan artikel

Kata Kunci Penelusuran:

slogan perpustakaan, contoh esai mencerdaskan kehidupan bangsa, contoh mencerdaskan kehidupan bangsa, contoh esai peranan mahasiswa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, artikel mencerdaskan kehidupan bangsa, karya ilmiah membaca mencerdaskan bangsa

About Pemustaka

Dengan senang hati kami akan menerima kiriman artikel anda. Anda bebas mengirim artikel, baik itu berupa Cerpen, Dongeng, Review, Informasi Lowongan Kerja, Promosi Perpustakaan, Catatan Harian dan lain-lain. Kirim ke : admin@pemustaka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


7 × = seven

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Baca Jugaclose