• Home
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi
  • Pemustaka
  • Pustakawan
  • Perpustakaan
  • Register
  • Log in
Yogyakarta, Indonesia

PEMUSTAKA.COM

Kumpulan Artikel Tentang Perpustakaan, Informasi Lowongan Kerja Pustakawan Resensi Buku, Koleksi Ebook, Skripsi, Perkembangan Teknologi Informasi di Perpustakaan dan Informasi Menarik Lainnya

Pasang Iklan Anda disini
  • Artikel Perpustakaan
  • Cerpen
  • Download Skripsi
  • Lowongan Pustakawan
  • Resensi Buku
  • Teknologi Perpustakaan
  • Wahana Informasi
Halaman: Beranda » Artikel Perpustakaan » Modifikasi, inovasi, dan pengelolaan Perpustakaan kota

Modifikasi, inovasi, dan pengelolaan Perpustakaan kota

Penulis Safaruddin, S.Kom Tgl 04 January 2011     
Forex Bonus Gratis Tanpa Deposit
VN:F [1.9.17_1161]
please wait...
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)

Kita menyadari bahwa minat masyarakat perkotaan untuk mengunjungi perpustkaan bisa dibilang kurang. Merupakan suatu tantangan tersendiri untuk mengembangkan ide-ide guna memodifikasi suatu perpustakaan menjadi lebih menarik pada era modern ini. Perpustakaan yang diidentikkan dengan buku-buku lama, meja-meja yang tertata, dan suasana yang sunyi mungkin merupakan salah satu penyebab kurangnya minat masyarakat untuk berkunjung, perpustakaan yang seperti itu lebih sering dikatakan perpustakaan “jadul” atau jaman dulu. Untuk merubah opini masyarakat terhadap perpustakaan tersebut, saya mempunyai beberapa konsep yang harus diterapkan pada perpustakaan untuk menarik minat pengunjung. Pada artikel ini, konsep-konsep perpustakaan ideal lebih ditekankan pada Model Perpustakaan dengan mengaplikasikan teknologi, informasi dan komunikasi modern.

B. Permasalahan

Ada beberapa poin-poin permasalahan yang menjadi tantangan bagaimana cara penyelesaiannya dan terobosan apa yang perlu dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut. Berikut ini adalah permasalahan klasik yang perlu diselesaikan dalam mengubah perpustakaan menjadi perpustakaan yang dicintai masyarakatnya :

  1. Suasana yang kurang nyaman sering membuat pengunjung tidak betah berlama-lama
  2. Kurangnya fasilitas terutama fasilitas berbasis teknologi mengurangi minat para pengunjung untuk berkunjung ke perpustakaan
  3. Informasi kurang up to date, kurang lengkap atau minimnya referensi alternatif selain buku
  4. Pengelolaan yang kurang terorganisir, dan pengelola yang kurang interaktif
  5. Kurangnya publikasi terhadap keunggulan dan keistimewaan perpustakaan
  6. Kurangnya inovasi-inovasi cemerlang untuk membuat perpustakaan menjadi lebih inovatif
  7. Minimnya dana untuk membangun perpustakaan idaman masyarakat kota.

C. Tujuan

Menciptakan model perpustakaan yang inovatif, modivikatif dan mempunyai tingkat pengelolaan yang baik agar dapat menarik minat pengunjung agar datang ke perpustakaan. Kedua tujuan utama tersebut bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Jika perpustakaan menarik secara otomatis pengunjung pun akan tertarik.

D. Pembahasan

Permasalahan yang disebutkan tadi akan dibahas satu-persatu dengan beberapa terobosan baru untuk memetamorfosis sebuah perpustakaan ketinggalan jaman menjadi perpustakaan idaman. Ide-ide tersebut dituangkan dalam beberapa konsep.

  1. Modifikasi Perpustakaan

a. Konsep Tata Ruang

Idealnya modifikasi ruang untuk sebuah perpustakaan diperkotaan disesuaikan dengan kebutuhan lingkungannya, seperti :

v     Ruang Diskusi yang biasanya sering dibutuhkan para pelajar kota untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas mereka dan untuk masyarakat umum yang membutuhkan ruang media diskusi dan referensi lengkap. Ruang diskusi dapat di desain dengan penggunaan meja bundar dan semakin berkualitas dengan tambahan pengeras suara untuk memenuhi kelengkapan fasilitas pada ruang tersebut

v     Ruang Presentasi, dibutuhkan sebagai metode pembelajaran terkini. Sangat efektif untuk menjabarkan suatu buku yang dibahas ataupun hal lain yang membutuhkan visualisasi untuk penjelasannya. Tentunya ruangan ini harus dilengkapi dengan fasilitas standarnya seperti LCD, proyektor, perangkat komputer, dan sound sistem

v     Ruang Baca, merupakan ruangan yang tertata rapi untuk para pembaca. Setting yang natural seperti dekorasi tanaman dapat menambah kenyamanan para pembaca di ruangan tersebut. Ruang baca tidak harus identik dengan kursi dan meja yang lebar, sedikit perubahan konsep seperti ruang baca lesehan (tanpa kursi) dan hanya dengan meja kecil dan matras sebagai alas mungkin lebih nyaman bagi para pembaca pada jaman sekarang, karena kenyamanan merupakan hal utama yang menentukan tertarik atau tidaknya pengunjung

v     Ruang Administrasi. Ruangan yang digunakan untuk keperluan administrasi, baik administrasi keanggotaan, maupun inventarisasi dan peminjaman.

Perpustakaan ideal bukan berarti perpustakaan mewah. Mungkin bayangan anda ini adalah konsep perpustakaan mewah, untuk perpustakaan umum perkotaan ini hal yang wajar tetapi untuk perpustakaan kecil seperti perpustakaan sekolah umumnya hal ini pun dapat dilakukan dengan konsep yang minimalis. Tidak diperlukan ruangan besar untuk ruangan-ruangan tersebut diatas, hanya diperlukan ruangan kecil sesuai kebutuhan. Misalnya untuk ruangan diskusi hanya sebatas 5 – 8 orang atau ruang presentasi dengan kapasitas 6-10 orang cukup memungkinkan untuk berinteraksi satu sama lain dengan lebih fokus.

b. Sumber Informasi  Alternatif berbasis Teknologi

Diperlukan referensi tambahan selain buku untuk menjadikan sebuah perpustakaan yang ideal di lingkungan perkotaan. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada jaman sekarang fasilitas internet adalah salah satu faktor penting yang banyak diminati masyarakat. Untuk itu perpustakaan ideal hendaknya mengikuti jaman. Dengan menyediakan fasilitas :

v     Hotspot. Penyediaan beberapa perangkat komputer untuk internet memerlukan biaya yang mahal, untuk itu agar fasilitas tersebut tetap hadir pada perpustakaan idaman hanya diperlukan Hotspot. Dengan demikian pengunjung tetap dapat menikmati fasilitas internet dengan memakai Laptop mereka. Hotspot sangat mungkin untuk menarik minat pengujung terutama di daerah perkotaan. Kurangnya informasi mungkin merupakan faktor yang menyebabkan penyediaan fasilitas tersebut masih minim di perpustakaan-perpustakaan. Padahal, adanya fasilitas hotspot sangat berpotensi untuk menambah daya tarik pengunjung

v     Informasi Visual, informasi dalam bentuk tayangan visual seperti koleksi VCD atau DVD ilmu pengetahuan, politik, sosial, dsb. Merupakan suatu keunggulan tersendiri dalam memanfaatkan teknologi di dalam memodifikasi sebuah perpustakaan. Video-video berisi informasi terbaru mungkin menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan dapat merubah konsep perpustakaan yang hanya identik dengan sumber informasi berupa tulisan. Untuk itu diperlukan fasilitas yang mendukung konsep tersebut, seperti TV dan Pemutar Video. Penataan koleksi VCD atau DVD hendaknya dilakukan seperti penataan buku pada perpustakaan umumnya agar para pengunjung mendapat kemudahan dan kenyamanan dengan fasilitas tersebut terlebih bagi pengunjung yang membawa laptop, fasilitas ini akan sangat membantu dan mempermudah mereka memperoleh informasi secara lebih cepat.

c. Sumber Informasi Tertulis

Buku merupakan syarat wajib untuk sebuah perpustakaan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan menyangkut penyediaan sumber informasi yang satu ini.

v     Buku-buku yang disediakan harus up to date, atau di perbaharui secara periodik.

v     Buku-buku yang disediakan hendaknya dilihat dari kebutuhan lingkungan sekitarnya, misalnya jika perpustakaan berada di lingkungan pemerintahan buku-buku yang disediakan mungkin lebih baik dominan politik. Untuk perpustakaan umum, buku-buku yang disediakan adalah tentang segala aspek kehidupan seperti ekonomi, sosial, politik, pertanian, perkebunan, peternakan, keterampilan, budaya, pariwisata, seni, pengetahuan umum, pertahanan, keamanan, psikologi, teknologi, agama, dsb.

v     Untuk lebih menarik pengunjung, bisa juga disediakan bacaan hiburan seperti novel-novel, komik, koran, majalah, dsb.

2. Pengelolaan Perpustakaan

Untuk menciptakan suatu perpustakaan yang terkelola dengan baik mungkin terasa sulit jika perpustakaan itu mempunyai fasilitas yang cukup banyak. Kata pemeliharaan mungkin diidentikkan dengan dana. Tidak ada yang salah dari hal tersebut karena faktanya untuk menciptakan perpustakaan yang terkelola dengan baik diperlukan dana yang tidak sedikit. Perpustakaan idaman dapat diciptakan tergantung bagaimana pengelolaannya agar disukai dan dicintai masyarakat.

a. Pengunjung dengan sistem keanggotaan

Untuk menjaga keamanan agar tidak sembarang orang bisa masuk kedalam perpustakaan dan melakukan peminjaman harus dilakukan dengan sistem keanggotaan, yaitu hanya anggota yang terdaftar yang bisa masuk. Untuk pengunjung yang ingin masuk di wajibkan untuk mendaftar agar para pengunjung lebih terorganisir. Biaya pemeliharaan dapat diambil dari iuran anggota secara rutin. Iuran dapat ditetapkan sesuai dengan kualitas perpustakaan, Jika perpustakaan menarik, maka anggota akan semakin banyak dan dana untuk pemeliharaan akan semakin besar. Dengan demikian diharapkan perpustakaan akan semakin maju.

b. Empat “K”

Ada empat faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga kenyamanan para pengunjung perpustakaan. Kebersihan, Keindahan, Kerapian dan Ketertiban. Keempat aspek tersebut harus dijaga dan dipelihara secara rutin untuk menjaga kenyamanan para pengunjung.

c. Pengelola Interaktif

Pengelola perpustakaan merupakan orang-orang yang ramah dan cakap. Terampil dalam pekerjaannya. Pengelola yang baik adalah orang-orang yang interaktif terhadap pengunjungnya, dapat berdialog dengan pengujung dan memberikan layanan yang maksimal menjadi keunggulan tersendiri bagi sebuah perpustakaan idaman. Penampilan para pengelola perpustakaan yang unik dan menarik juga dapat menarik minat pengunjung dan meningkatkan kualitas perpustakaan, misalnya penyediaan seragam untuk para pengelola atau Pengelola perpustakaan yang memakai pakaian-pakaian yang unik seperti batik, atau baju daerah dapat menarik atensi masyarakat untuk datang.

d. Publikasi

Perpustakaan yang baik dengan fasilitas yang lengkap tidak cukup untuk menarik banyak pengunjung jika dikelola tanpa publikasi. Publikasi sangat penting untuk menginformasikan kepada masyarakat luas tentang kelebihan dan keistimewaan dari perpustakaan. Publikasi dapat dilakukan melalui :

v     Media Cetak dan Elektronik

v     Spanduk atau Baliho menarik

v     Kegiatan-kegiatan Sosial, dll.

Dalam publikasi pada era sekarang tidak cukup hanya dengan mengatakan slogan-slogan kuno seperti “kunjungi perpustakaan agar tambah wawasan” atau “perpustakaan gudang pengetahuan”. Publikasi sekarang perlu di tekankan kepada keunggulan-keunggulan sebuah perpustakaan seperti fasilitas hotspot, ruangan diskusi, presentasi, atau ruangan ber-AC mungkin, dsb. dan kemudahan dalam menjadi anggota dan kenyamanan perpustakaan perlu dipublikasikan untuk menarik atensi masyarakat agar cinta perpustakaan.

3. Inovasi – inovasi yang dapat dilakukan pada Perpustakaan Kota

Untuk lebih menyempurnakan sebuah model perpustakaan yang ideal perlu dilakukan beberapa inovasi. Inovasi disini selain merupakan kreasi tambahan juga dapat dijadikan sebagai tambahan dana pemeliharaan perpustakaan sebagaimana yang telah disebutkan pada pembahasan sebelumnya. Untuk masalah dana, kita tidak bisa memajukan perpustakaan hanya dengan bantuan dana dari pemerintah, instansi ataupun organisasi semata tetapi ada inovasi lain yang dapat membantu tambahan dana pemeliharaan. Inovasi tersebut  dipandang perlu untuk mewujudkan perpustakaan kota idaman masyarakat. Beberapa inovasi yang dapat dilakukan antara lain :

a. Tambahan Kios Fotokopi dan Alat Tulis

Kios fotokopi dan alat tulis sangat tepat dilingkungan perpustakaan karena sangat aplikatif, adanya inovasi tersebut dapat memberikan kemudahan tersendiri bagi pengujung.

b. Mini Café dan Softdrink

Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, Mini Café dan Softdrink dapat ditambahkan pada perpustakaan di ruangan atau area tersendiri sehingga bagi pengunjung yang ingin membeli ataupun mengonsumsi makanan atau minuman dapat dilakukan di Mini Café tersebut. Selain menjaga kebersihan perpustakaan inovasi ini dapat menjaga ketertiban perpustakaan agar pengunjung tidak makan dan minum didalam ruangan perpustakaan.

c. Pemberian Hadiah atau Penghargaan

Diperlukan apresiasi terhadap para pengunjung setia perpustakaan untuk memotivasi pustakawan lain agar lebih sering mengunjungi perpustakaan. Apresiasi itu dapat dituangkan melalui pemberian hadiah menarik ataupun pemberian penghargaan tertulis dari pihak pengelola untuk pengunjung terbaiknya.

d. Pembagian Doorprize

Menarik perhatian masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah pembagian doorprize yang dilaksanakan secara periodik. Misalnya kepada tiga puluh pengunjung setia perpustakaan akan diikutkan pada undian doorprize yang diadakan tiga bulan sekali. Pembagian doorprize tentu akan berperan sebagai umpan agar masyarakat banyak yang mengunjungi perpustakaan.

e. Kegiatan Sosial

Sarana memasyarakatkan anggota dan upaya menganggotakan masyarakat. Kegiatan Sosial disini bertujuan untuk saling mengakrabkan satu sama lain antar anggota perpustakaan dan juga pengelola. Hal ini dilakukan agar para anggota lebih menyukai dan mencintai perpustakaannya. Dengan diadakannya aktivitas tersebut juga berperan sebagai media publikasi untuk menunjukkan solidnya anggota perpustakaan kepada seluruh golongan masyarakat agar mereka mempunyai keinginan untuk bergabung menjadi anggota. Beberapa bentuk kegiatan sosial yang dapat dilakukan diantaranya :

v     Kegiatan Jalan Santai

Dapat dilakukan untuk menjaga keakraban para pustakawan yang diadakan secara rutin untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan menarik dan bermanfaat.

v     Nonton Bareng (Nobar)

Dapat dilakukan para anggota perpustakaan beserta pengelolanya dengan ruang lingkup umum agar lebih menjangkau masyarakat umum.

v     Sosialisasi/ Seminar

Bentuk peran serta pustakawan untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas tentang hal-hal penting yang mungkin berkaitan dengan kepustakaan.

v     Penggalangan Dana

Kegiatan sosial dengan sasaran membantu orang-orang yang lebih membutuhkan dana dan bantuan seperti korban bencana alam, atau musibah lainnya.

v     Bazar dan Pameran

Untuk menciptakan perpustakaan yang inovatif, penyelenggaraan Bazar atau pameran buku di perpustakaan tentu akan sangat menarik. Banyak kreasi yang bisa dituangkan para anggota perpustakaan untuk mengisi kegiatan tersebut misalnya Bazar dengan konsep kompetisi atau perlombaan atau Pameran yang tidak hanya menampilkan buku tetapi bisa juga berupa fotografi dan yang lainnya.

v     Konser Musik

Kegiatan penyaluran bakat dan hobi dari para anggota ataupun para pengelola perpustakaan yang dapat dimanfaatkan sebagai media publikasi kepada masyarakat.

v     Dll.

Kegiatan diatas hanyalah beberapa contoh kegiatan yang inovatif. Banyak kegiatan-kegiatan sosial lain yang dapat diselenggarakan guna menarik perhartian dan minat masyarakat terhadap suatu perpustakaan, yang terpenting adalah niat dan kemampuan kita untuk dapat membangun perpustakaan idaman yang modifikatif, inovatif dan mempunyai tata kelola yang baik karena segala sesuatu berawal dari niat.

Inovasi dapat dilakukan selama fungsi utama dari perpustakaan masih bisa berjalan. Demikian pembahasan tentang solusi-solusi dari permasalahan yang saya tuangkan dalam tulisan ini sebagai bentuk kepedulian saya terhadap tantangan dalam membangun masyarakat yang cinta akan perpustakaannya.

E. Kesimpulan dan Saran

Dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa untuk membangun perpustakaan yang ideal dan merupakan idaman masyarakat, perlu dilakukan beberapa terobosan agar perpustakaan dapat berkembang sesuai dengan jaman yang semakin modern. Perpustakaan perlu dibangun secara modifikatif, inovatif dan baik dalam hal pengelolaan. Untuk itu semua diperlukan cara-cara jitu yang memahami apa kebutuhan masyarakat. Untuk melaksanakan itu semua diperlukan kerjasama dari semua golongan dan Tekad yang kuat yang memotivasi kita, kita pasti bisa mewujudkan masyarakat cinta perpustakaan.

Dalam pembangunan sebuah perpustakaan masih diperlukan bantuan dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam membangun perpustakaan. Terlebih masalah dana yang sering dikeluhkan dalam pembangunan tetapi jangan kita menyalahkan pemerintah terhadap masalah tersebut. Marilah kita sama-sama berjuang sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Ada ataupun tidak ada dana, mengembangkan perpustakaan merupakan kewajiban kita setiap saat karena perpustakaan juga dibangun untuk kita, untuk kemajuan bangsa.

Penulis : Adi Pandu Wirawan

VN:F [1.9.17_1161]
please wait...
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)

Artikel Menarik Lainnya:

  • Pengokohan Perpustakaan Keliling Kikisnya Primary Orality Menuju Indonesia Kompetitif
  • Kampanye Gerakan Cinta Perpustakaan
  • Membangun masyarakat cinta perpustakaan dan mengembangkan minat membaca
  • Membangun Masyarakat Cinta Perpustakaan Menggugah Semangat Membangun Masyarakat Melalui Pendayagunaan Perpustakaan dengan Sistem Marketing Proaktif
Anda sedang membaca artikel yang berjudul Modifikasi, inovasi, dan pengelolaan Perpustakaan kota dengan Kategori Artikel Perpustakaan. Anda boleh menyebarluaskan atau mengcopynya jika artikel ini sangat bermanfaat bagi tema-teman Anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Modifikasi, inovasi, dan pengelolaan Perpustakaan kota sebagai sumbernya.
Jangan lupa klik Suka/Like ya:)

               
Silahkan berbagi!
Anda bisa menemukan artikel ini melalui URL http://www.pemustaka.com/modifikasi-inovasi-dan-pengelolaan-perpustakaan-kota.html. Topik Masyarakat Cinta Perpustakaan, perpustakaan gudang pengetahuan, sumber informasi alternatif berbasis teknologi.

Download Artikel Modifikasi, inovasi, dan pengelolaan  Perpustakaan kota Versi Digital (PDF)Download Artikel Modifikasi, inovasi, dan pengelolaan Perpustakaan kota Versi Digital (PDF)

Silahkan beri komentar tentang
“Modifikasi, inovasi, dan pengelolaan Perpustakaan kota”

Click here to cancel reply.

Notify me of followup comments via e-mail

« The Great Gatsby
Info Lowongan Kerja untuk Pustakawan di SMK Negeri 4 Jakarta »
  • Berlangganan Artikel via email Berlangganan Artikel via email, GRATIS
    PENTING!!! Jangan lupa Verifikasi E-mail Anda dengan cara klik link aktivasi FeedBurner melalui email.
  • Artikel Terkait
    Terjemahan Klasifikasi Decimal Dewey: DDC ringkas Edisi ke-14

    Terjemahan Klasifikasi Decimal Dewey: DDC ringkas Edisi ke-14

    Published On 12 May 2012  

    A. Pendahuluan Dewey Decimal Classification (selanjutnya disingkat DDC) adalah sistem organisasi pengetahuan umum di dunia perpustakaan, ...

    Taman Bacaan Masyarakat (harus) Kreatif

    Taman Bacaan Masyarakat (harus) Kreatif

    Published On 26 Apr 2012  

    Jika sebuah waralaba mengecat tokonya dengan warna "ngejreng" agar pengunjung tetarik berbelanja, kenapa tidak sebuah ...

    Memberdayakan Perpustakaan Umum Melalui Library Support Community

    Memberdayakan Perpustakaan Umum Melalui Library Support Community

    Published On 25 Apr 2012  

    Abstrak Perpustakaan umum sebagai salah satu lembaga non-profit yang memiliki fungsi dan peran sebagai pusat ilmu ...

    Perbaikan Pelayanan Menuju Perpustakaan Ideal

    Perbaikan Pelayanan Menuju Perpustakaan Ideal

    Published On 22 Apr 2012  

    “Generasi sukses generasi membaca,” itulah sepenggal kalimat yang saya sempat dengar dari Dian Nitami saat ...

    Nasional yang Terlalu Melokal

    Nasional yang Terlalu Melokal

    Published On 18 Apr 2012  

    Tinjauan Dunia Penulisan dan Perbukuan Lokal Sejujurnya tulisan ini merupakan ekspresi dari kekesalan saya terhadap system ...

    Menciptakan Citra Perpustakaan Ideal Dalam  Masyarakat

    Menciptakan Citra Perpustakaan Ideal Dalam Masyarakat

    Published On 14 Apr 2012  

    I.PENDAHULUAN Perpustakaan menurut pendapat umum adalah suatu tempat untuk menyimpan buku-buku yang sudah kuno atau ketinggalan ...

    Nafas Perpustakaan dalam Derap Langkah Masyarakat Indonesia

    Nafas Perpustakaan dalam Derap Langkah Masyarakat Indonesia

    Published On 12 Apr 2012  

    No matter your age or reading skills, there is always something more to be discovered ...

  • Artikel Terbaru
    • Terjemahan Klasifikasi Decimal Dewey: DDC ringkas Edisi ke-14
    • Reinvinting Special Libray For Community
    • Ebook: Yuuk Belajar Menulis – Ummu Abdillah al-Buthoniyyah
    • Taman Bacaan Masyarakat (harus) Kreatif
    • Memberdayakan Perpustakaan Umum Melalui Library Support Community
    • Perbaikan Pelayanan Menuju Perpustakaan Ideal
    • Nasional yang Terlalu Melokal
    • Antara Ibuku & Ibuku – Referensi Fiksi
    • Musim Liburan: Televisi Versus Perpustakaan?
    • Dialog Pendidikan Etika Pengguna 2012: Catatan Kecil Perpustakaan
  • Artikel Terpopuler
    • Pengelompokan Buku Berdasarkan Klasifikasi Desimal Dewey (DDC)
    • Konsep Perpustakaan Ideal Untuk Sekolah
    • Perpustakaan Kafe dan Warkop: Sebuah Inovasi Perpustakaan Masa Kini
    • Optimalisasi Perpustakaan Sekolah/ Strategi Membangun Minat Baca Siswa
    • Minat Baca dan Revitalisasi Perpustakaan
    • Menuju Perpustakaan Sekolah Digital 2010
    • Revitalisasi Layanan Perpustakaan Dengan Perspektif “Customer Choice”
    • Peningkatan Pelayanan Perpustakaan Umum di Kota/Kabupaten
    • Perpustakaan Alam Yang Unik Sebagai Daya Tarik Kecintaan Masyarakat Terhadap Perpustakaan
    • Menuju Perpustakaan Ideal Berorientasi Kenyamanan Pengunjung
  • Komentar Terbaru
    • Perpustakaan Digital on Menuju Perpustakaan Ideal Berorientasi Kenyamanan Pengunjung
    • Erawan Aidid on Cara Penentuan Nomor Klasifikasi DDC
    • oejankindro on Pengelompokan Buku Berdasarkan Klasifikasi Desimal Dewey (DDC)
    • puji astuti on Pengelompokan Buku Berdasarkan Klasifikasi Desimal Dewey (DDC)
    • yulianti on Pustakawan
    • Arsip
      • April 2012
      • March 2012
      • February 2012
      • January 2012
      • December 2011
      • November 2011
      • October 2011
      • September 2011
      • August 2011
      • July 2011
      • June 2011
      • May 2011
      • April 2011
      • March 2011
      • February 2011
      • January 2011
      • December 2010
      • November 2010
      • October 2010
      • September 2010
      • August 2010
      • July 2010
      • June 2010
      • May 2010
      • April 2010
      • March 2010
      • February 2010
      • January 2010
    • Topik Artikel
      • Adicita
      • Bedah Buku
      • Budaya Baca
      • Buku
      • buku jendela dunia
      • buku perpustakaan
      • cinta perpustakaan
      • daftar koleksi buku
      • DDC
      • digital library
      • e-book
      • esai
      • facebook
      • fiksi
      • Gemar Membaca
      • Ilmu Perpustakaan
      • klasifikasi
      • koleksi buku
      • kutu buku
      • LIBRARIAN
      • lowongan kerja
      • majalah
      • Manajemen Perpus
      • Masyarakat Cinta
      • minat baca
      • novel
      • OPAC
      • pemustaka
      • perpustakaan
      • perpustakaan digital
      • Perpustakaan Ideal
      • Perpustakaan keliling
      • perpustakaan modern
      • Perpustakaan Nasional
      • Perpustakaan Sekolah
      • Perpustakaan Umum
      • pustakawan
      • reading society
      • Sinopsis
      • Sistem Klasifikasi DDC
      • Sumber Informasi
      • teknologi
      • teknologi informasi
      • Yogyakarta
Kumpulan Artikel Tentang Perpustakaan
Support by Safa & Lina Blog | Safari Media | Trading Forex | Katalog Buku Perpustakaan
Copyright © 2012 PEMUSTAKA.COM All Rights Reserved.
Ping your blog, website, or RSS feed for Free