Monday , April 15 2013
Home / Berita Perpustakaan / Wapres Boediono: Jangan Malu Jadi Kutu Buku
$20 in FREE Clicks for everyone from BidVertiser - Click Here!

Wapres Boediono: Jangan Malu Jadi Kutu Buku

Buku adalah pembuka masa depan. Banyak tokoh-tokoh besar di dunia yang berhasil menggapai kegemilangan karena rajin membaca buku.

“Buku adalah bagian hidup. Karena itu jangan malu disebut kutu buku. Kutu buku lebih baik dari pada kutu bantal atau kutu kasur. Kutu buku telah mencetak banyak pemimpin dunia. Pemimpin dunia berasal dari ‘kutu buku’” kata Wakil Presiden Boediono.

Hal itu dikatakan dia saat mencanangkan Gerakan Nasional Pembudayaan Gemar Membaca di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (27/10/2011).

Menurut Wapres, membaca mempunyai segudang manfaat dibanding kegiatan lainnya seperti menonton televisi. Membaca buku dapat meningkatkan daya imajinasi. Setiap kata yang terdapat dalam buku ditransformasikan ke otak sehingga timbul imajinasi. Berbagai macam kreativitas dan inovasi yang ditemukan manusia berawal dari ketajaman berimajinasi itu.

Kedua, membaca buku berguna untuk memperluas penguasaan bahasa, baik Bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Bila seorang individu telah menguasai bahasa dengan baik, komunikasi yang ia ciptakan pun akan lancar. Niscaya, kesuksesan pun akan didapat.

“Manfaat lainnya dari buku yaitu berguna untuk membangun kepribadian,” lanjut Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tersebut.

Namun, Wapres mewanti-wanti agar memilih bahan bacaan yang sehat dan baik. “Ingat ‘you are what you read‘. Pilihlah bacaan yang baik. Gemarlah membaca yang baik,” pesan Wapres.

Kepada para orang tua, mantan Gubernur Bank Indonesia itu berpesan agar menanamkan kebiasaan membaca kepada anak-anak sejak dini. Orang tua bisa melatih kecintaan anak terhadap buku dengan cara bercerita atau mendongeng. Itu modal yang sungguh luar biasa bagi anak.

“Ada istilah, ‘kebiasaan membaca itu tumbuh di pangkuan orang tua’. Itu berarti perhatian dari orang tua sangat penting untuk menanamkan minat membaca,” ucapnya.

Sumber: detiknews.com

Kata Kunci Untuk Artikel ini:

buku boediono manajemen sumber daya manusia, tokoh kutu buku, syarat jadi kutu buku

 

About Pemustaka

Dengan senang hati kami akan menerima kiriman artikel anda. Anda bebas mengirim artikel, baik itu berupa Cerpen, Dongeng, Review, Informasi Lowongan Kerja, Promosi Perpustakaan, Catatan Harian dan lain-lain. Kirim ke : [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>